Aqidah Akhlaq

Bab 

Sabar

*Sabar Ketika Meraih Keberhasilan

            Keberhasilan adalah sesuatu yang sama dengan keinginan kita misalnya kesehatan, jabatan, harta benda, dan berbagai kesuksesan yang lain. Apabila seseorang meraih kesuksesan maka ia harus waspada , sehingga ia tidak lepas kendali melampaui batas kewajaran yang diperbolehkan agama. Karena itu Allah secara tegas memperingatkan manusia supaya tidak terperdaya oleh gemerlapnya duniawi.

Seseorang dapat dikatakan sempurna kepribadiannya apabila sabar atas kesehatan yang dimilikinya , dalam artian ia tidak lepas kendali. Ia tetap mematuhi aturan-aturan yang telah digariskan oleh Allah . Diberi nikmat kekuatan fisik, digunakannya untuk menolong sesame ,diberi kenikmatan harta benda , digunakannya untuk berderma . Kesabaran ini sangat terkait dengan syukur . Kesabaran pada saat berada dalam kesuksesan ini lebih sulit dilakukan dari pada kesabaran ketika mendapat kesengsaraan.

*Meraih Kesuksesan Hidup Dengan Kesabaran

Tidak ada jalan yang terlalu panjang bagi orang yang melangkah tanpa tergesa-gesa dan tidak ada penghargaan yang tidak dapat diraih bagi orang yang mempersiapkan diri untuk mendapatkannya dengan kesabaran. (Bruyere).

Dalam hidup ini begitu banyak tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran. Bagi mereka yang tidak sabar, maka siap-siap untuk dikecewakan oleh tindakannya itu.

Kesabaran adalah kata yang indah dan mudah diucapkan, tapi ternyata tidak banyak orang yang mampu melakukannya. Dan derajat kesabaran inilah sesungguhnya yang membedakan hidup orang sukses dengan orang gagal dalam aktivitas hidupnya. Termasuk di dalamnya berlaku juga pada dunia kerja di mana pun. Terkait dengan ini, pantas saja seorang bijak pernah mengatakan, “Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan”.

1

Dengan kata lain, di dunia ini tidak ada sesuatu kesuksesan apa pun yang tidak dapat diraih oleh orang-orang yang mampu mempersiapkan dirinya secara baik untuk mendapatkannya dengan penuh kesabaran. Hal ini dapat kita buktikan dari kisah-kisah atau perjalanan hidup orang sukses. Di sini, dapat dipastikan kita akan menemukan nilai-nilai kesabaran di dalamnya.

Langkah selanjutnya, setelah jiwa sabar itu bersemayam dalam diri dan perilaku Anda, maka langkah sukses itu harus didukung pula dengan apa yang sebenarnya mesti mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses. Dalam suatu sumber disebutkan, ada tujuh hal yang dilakukan oleh mereka dalam meraih sukses.

Mau mengambil risiko. Orang sukses berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.

Percaya diri dan merasakan bahwa dirinya berbuat sesuatu untuk dunia. Orang sukses memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

Menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Orang sukses mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, dll.

Menjadi pelajar seumur hidup. Orang sukses menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.

Berpandangan positif terhadap apa yang dapat dikerjakan. Orang sukses percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.

2

Memotivasi diri sendiri. Orang sukses mempunyai banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.

Tidak bekerja setengah-setengah. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah. Mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Akhirnya, sesungguhnya setiap orang berpeluang untuk sukses dalam bidangnya masing-masing, termasuk kita yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan atau sukses dalam usaha. Anda ingin sukses? Maka, tanamkanlah dalam diri Anda nilai-nilai kesabaran dan lakukan kiat-kiat tersebut sebagai realisasi kesabaran Anda.

*Sabar Dalam Meraih Sukses Bisnis                                     

Di akhir catatan akhir tahun, kita dapati tantangan bisnis ke depan yang tidak ringan. Dalam catatan itu ditunjukkan pula bahwa kita pun sesungguhnya telah memiliki senjata berikut amunisi pamungkasnya. Selain optimis pada rahmat Allah dengan (1) selalu berharap kepada rahmat Allah dan (2) tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah, masih ada satu lagi amunisi ‘ruar biasa’ yang harus dimiliki oleh setiap Pengusaha Rindu Syariah. Masih dari Ustadz Muhammad Ahmad Jannati, seorang pejuang syariah yang tak kenal lelah. Direka ulang agar sama ‘frekuensinya’ dan ditayang khusus untuk Pengusaha Rindu Syariah. (Jazakallahu Ustadz)…

Pengusaha Rindu Syariah, harapan yang membuncah pada rahmat Allah dan ketiadaan putus asa dari rahmat Allah harus diramu dengan kesabaran prima untuk mendapatkan rahmat Allah, termasuk dalam berbisnis untuk mendapatkan duo ‘berkat’ dan berkah. Ramuan yang ‘pasti pas’ ini semata agar semua aktivitas bisnis kita tertuju pada pencapaian ridlo Allah Swt.

Sabar dalam perjuangan dan aktivitas bisnis Islami memang tidak selalu merupakan perkara mudah. Seringkali ada hama yang menggerogotinya. Jangan heran bila kadangkala sikap

3

cenderung tak sabar ini muncul juga pada diri kita. Sampai disini tidak mengapa. Yang penting jangan dituruti. Segeralah beralih pada jalan sabar. Bila tidak, yang rugi bukan orang lain, melainkan kita sendiri. Sungguh! Karenanya, ada sejumlah perkara yang penting disadari agar dapat sabar dalam perjuangan dan aktivitas bisnis Islami kita. Diantaranya adalah:

1. Mengingat janji Allah

Sesungguhnya bisnis kita tak lain adalah salah satu upaya kita dalam memenuhi kebutuhan fisik (hâjatul ‘udhawiyah) kita dan naluri (gharîzah). Disinilah, kita mesti mengingat janji Allah tatkala kita memenuhi keduanya.

Upaya bisnis kita dalam rangka memenuhi dua jenis kebutuhan hidup kita ini pastilah diikuti dengan munculnya beragam persoalan. Dari persoalan berbasis prinsip seperti keyakinan akan rizki, pemastian kehalalan sumberdaya yang digunakan dari input proses dan outputnya hingga persoalan beraspek teknis semisal peningkatan efektivitas, efisiensi dan produktivitas bisnis. Yakinlah, setiap kita tak lepas dari persoalan.

Persoalannya, bagaimana dengan segala potensi emas kehidupan yang telah Allah Swt limpahkan, kita mampu sabar dalam menghadapi setiap permasalahan yang muncul. Tentu sabar dalam koridor Islam. Dengannya, amal bisnis kita akan termasuk amal shalih dan amal shalih ini akan menghantarkan kita pada derajat Muslim Terbaik. Insya Allah.

“Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang berdakwah (mengajak berpegang) kepada Allah, melakukan amal shalih dan menyatakan ‘seungguh aku bagian dari kaum muslimin’?” (QS. Fushilat [41] : 33)

Jelaslah, sama halnya dengan aktivitas dakwah, amal bisnis yang Islami kita pun harus menjadi pilihan hidup kita. Oleh karena itu, resiko apapun dari bisnis Islami dalam seluruh aspeknya ini merupakan pilihan rasional kita. Dengan memilih jalan ini kita akan menjadi manusia terbaik yang dijanjikan Allah Pencipta Alam untuk mendapatkan surga Firdaus nan tinggi. Lalu, bagaimana caranya agar amal bisnis kita benar-benar konsisten di jalan Allah Swt dan masuk dalam kategori amal shalih yang paripurna sekalipun harus sabar menghadapi setiap permasalahan yang muncul? Caranya sesungguhnya sederhana, yakni setiap kita beramal bisnis dalam rangka memenuhi duo kebutuhan tadi senantiasa kita mengingat janji Allah Swt. yang akan diberikannya baik di dunia maupun di akhirat. Allah swt. mengajarkan dalam surat Adh Dhuhâ [93] ayat 4:

4

“Dan sungguh akhirat itu lebih baik bagi engkau daripada kehidupan sebelumnya (dunia)”.

Misalnya, ketika kita mendapati kenyataan bahwa berbisnis dengan jalan ‘shortcut’ seperti suap, sogok, kickback, dan kawan-kawannya lebih menjanjikan cepatnya rizki datang. Kenyataan ini sering melimbungkan keistiqomahan kita dalam berbisnis dengan jalan ‘lurus’. Tapi tetaplah tenang, jangan panik ! Ingatlah janji Allah Swt, jika kita betul-betul berbisnis total sesuai syariat dan tentu saja beribadah total serta memperjuangkan agama Allah swt. niscaya kelak akan dimasukkan ke dalam surga dengan diberi rizki tanpa terhitung banyaknya (QS. Ghafir [40] : 40). Karenanya semakin meningkat pula kesabaran dalam berbisnis sesuai syariat tanpa melupakan perjuangan menegakkan agama Allah swt. ini.

Kesabaran semakin tinggi ketika kita juga ingat akan peringatan Allah Swt bila kita ikut terjerembab dalam bisnis yang tidak sesuai dengan tuntunan syariat. Janji Allah Syadîdul ‘Adzâb mengiang di benak kita bahwa siapa saja yang berpaling dari Al Quran sebagai peringatan Allah swt. maka di dunia akan mendapat kehidupan yang sempit dan di akhirat akan dikumpulkan dalam keadaan buta (QS. Thâha [20] : 124) dan siapa saja yang tidak menerapkan apa-apa yang dibawa Rasulullah dan meninggalkan apa-apa yang dicegah Rasulullah niscaya akan di’adzab dengan pedih oleh-Nya (QS. Al Hasyr [49] : 7). Muncullah rasa takut akan siksa Allah swt. yang jauh lebih dahsyat daripada rasa takutnya kepada manusia. Konsekuensinya, kita akan tetap sabar berbisnis sesuai syariah dan tidak akan bergeming sedikitpun untuk jatuh dalam pelukan syahwat bisnis yang penuh maksiat.

Demikianlah, dengan senantiasa mengingat janji Allah swt, insyâ Allâh akan semakin mengokohkan kita untuk sabar dalam bisnis Islami dan berjuang di jalan Allah Swt. Cobalah!

2. Yakin Keberhasilan Akan Datang

Kadang kita tak sabar akan keberhasilan yang sudah lama diimpikan. Bahkan, tak jarang frustasi pun menjelang. Ini hal yang juga lumrah dihadapi dalam menjalankan bisnis Islami kita. Ini wajar saja. Tak perlu sewot. Sebab, kadang kala manusia bersifat demikian.

“Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa,” (QS. Al Isrâ [17] : 11)

Karena itu, kita mestinya bersikap laksana penumpang kereta api, sebutlah, Argo Lawu tujuan Jakarta – Jogjakarta. Meski perjalanannya cukup lama, 8-9 jam, tapi kita yakin bahwa kereta itu memang benar-benar menuju Jogjakarta, bukan Surakarta atau mungkin malah Nyoknyakarta (hampir mirip, tapi ini jebakan semu bukan asli!). Kita juga yakin, sekalipun percaya perjalanan cukup lama namun tenang dan penuh sabar disertai keyakinan akan sampai ke tempat tujuannya itu. Sebab, bila perjalanan kereta api saja begini apalagi perjalanan menjalankan bisnis full

5

syariah, apalagi perjalanan menuju tegaknya Islam. Mereka yang ragu akan jalan yang dilaluinya, bukan mustahil ‘gugur’ di tengah perjalanan. Begitulah kita, pastikan bisnis yang kita jalani sesuai syariah dan mainkan dengan penuh kesabaran menapakinya diliputi keyakinan akan keberhasilan.

Abu ‘Abdullah Khabbab bin Al Aratt ra. berkata: “Kami mengadu kepada Rasulullah saw saat beliau sedang berbantalkan sorbannya di bawah naungan Ka’bah. Kami berkata: ‘Apakah tuan tidak memintakan pertolongan untuk kami? Apakah tuan tidak mendo’akan kami?” Beliau menjawab: “Orang-orang sebelum kalian itu ada seseorang yang ditanam hidup-hidup, ada seseorang yang digergaji dari atas kepalanya hingga tubuhnya terbelah dua, dan ada pula seseorang yang disisir dengan sisir besi yang mengenai daging dan tulangnya tetapi yang demikian itu tidak menggoyahkan mereka dari agamanya. Demi Allah, Allah pasti akan mengembangkan Islam ini hingga merata dari Shan’a sampai Hadratulmaut dimana masing-masing dari mereka tidak takut melainkan hanya kepada Allah melebihi takutnya kambing terhadap serigala. Tetapi kamu sekalian sangat tergesa-gesa.” (HR. Bukhari).

“Maka bersabarlah engkau seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar …” (QS. Al Ahqâf [46] : 35)

Jelas sekali, Rasulullah mengajarkan sabar dalam perjuangan. Tentu dalam memperjuangkan jalannya bisnis secara syariah kita pun dituntut sabar.

3. Sabar, jalan datangnya pertolongan

“Hai orang-orang yang beriman mintalah petolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. al-Baqarah [2] : 153)

Orang yang shalatnya khusyu tahu bahwa shalat memberikan daya kekuatan kepada seorang mukmin dalam menghadapi kezhaliman dan para pengembannya, serta memberinya keteguhan dan ketegaran dalam memegang kebenaran. Sementara itu, dalam ayat tadi sabar disebut lebih dahulu sebelum kata shalat. Hal ini menunjukkan betapa urgennya sabar. Konsekuensinya, seorang muslim yang memahami hal ini akan senang shalat dan senang bersikap sabar. Sebab, dengan melakukan keduanya berarti terdapat pertolongan dalam menghadapi berbagai kesulitan, termasuk kesulitan dalam istiqomah menjalankan bisnis Islami dan dalam perjuangan menegakkan Islam. Ia yakin shalat merupakan jalan pertolongan.

Sabar, sebagaimana dalam surat Al Baqarah [2] ayat 153 tadi, juga merupakan jalan pertolongan dari Allah swt. Seorang mukmin bukan hanya segera meningkatkan kuantitas shalat

6

sunnat ketika ia menghadapi kesulitan, namun ia juga menambah kesabarannya. Saat seorang mukmin menghadapi halangan apapun, ia tidak menyerah, sebaliknya ia bersabar dengan penuh kegembiraan dan harapan akan datangnya pertolongan. Di dalam kesabarannya terkandung kegembiraan, harapan, keteguhan, dan kedekatan dengan Allah swt, serta keyakinan akan datangnya pertolongan dari Dzat Maha Kuasa.

Ketika Anda kehilangan kesabaran untuk melihat semua keadaan tidak pasti dalam hidup Anda, maka Anda berpotensi kehilangan kesempatan untuk meraih kesuksesan besar di masa depan. Perasaan sabar adalah sikap terhebat untuk Anda yang ingin meraih sukses. Sebab, tidak selalu jalan menuju sukses itu mulus, akan ada krikil-krikil tajam yang mencoba dan menguji sikap sabar Anda di perjalanan sukses Anda.

Hubungan baik dengan pihak lain adalah jembatan emas untuk menuju kesuksesan tanpa batas. Artinya, bila Anda ingin sukses, Anda wajib membangun hubungan positif dalam sikap sabar Anda. Dalam hubungan dengan pihak lain, Anda bisa saja terpojok oleh serangan dari lawan Anda, respons lawan Anda bisa saja dalam wujud emosional dengan sikap marah, tapi Anda harus tetap tenang dan terkendali bersama perilaku sabar Anda.

Ketika Anda merasa harga diri Anda terinjak-injak oleh kata-kata emosional orang lain, maka itulah saat yang paling tepat untuk menguji kehebatan dari sikap sabar Anda. Anda yang sabar pasti meraih sukses, hanya masalah waktu! Anda yang sabar tidak pernah kalah dalam hidup. Sebab, Anda lebih tenang dan lebih mengendalikan semua emosional untuk mencapai kemenangan dalam perasaan damai.

Anda yang sabar akan memiliki sifat tulus dan ikhlas dalam semua interaksi Anda dengan semua orang, tanpa melihat perbedaan. Sikap sabar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sebuah hubungan yang hebat. Semakin sempurna sikap sabar Anda, semakin hebat kualitas hubungan yang bisa Anda bangun. Anda yang bijak adalah Anda yang merawat sikap sabar Anda dengan kebijaksanaan hidup untuk saling berbagi kebaikan. Tanpa memiliki sikap sabar Anda akan sangat mudah stress oleh berbagai keadaan yang seolah-olah menekan hidup Anda. Sikap sabar adalah perilaku yang hebat untuk mendapatkan jalan menuju kebahagiaan, kedamaian, dan kenyamanan. Sikap sabar akan menghindarkan Anda dari perilaku kekerasan. Sikap sabar anti terhadap perilaku negatif dan bersahabat dengan perilaku positif.

Bila Anda bisa melihat semua tantangan dengan sikap sabar, maka Anda pasti menemukan solusi yang paling hebat untuk mengatasi tantangan tersebut. Sikap sabar adalah kunci terpenting untuk mendinginkan suasana hati, menjernihkan pikiran, dan menyatukan jiwa raga ke dalam keseimbangan hidup yang hebat.

7

*Meraih Impian Dengan Cara Islam

Impian adalah kehidupan, ia menggerakkan manusia untuk tetap tegak berdiri meski badai datang menerjang. Impian adalah harapan yang menggerakkan manusia menuju masa depan yang dicita-citakan.
Sulit membayangkan manusia hidup tanpa impian, tanpa harapan, dan cita-cita. Ia akan berhenti dan mati.
Impian, harapan, dan cita-cita masa depan yang baik, tentang kehidupan mendatang yang bahagia sejahtera merupakan unsur penting dalam setiap gerak hidup kita. Tak ada satupun manusia yang ingin gagal dalam hidup, sayangnya jalan yang mereka tempuh tidak seperti yang dia harapkan.
Menjadi dokter, sarjana, dsb., merupakan cita-cita dan harapan setiap siswa, tapi kita menempuhnya dengan kemalasan. Kita ingin menjadi idola dan orang yang disukai serta disayang oleh setiap orang adalah idaman, tapi hidup kita hanya pantas menjadi umpatan orang lain. Ini ironis. Sulitkah meraih cita-cita?

Jalan Kesuksesan
Betapa banyaknya buku yang bicara tentang bagaimana meraih sukses. Banyak pula orang ahli bicara tentang jalan meraih sukses. Pertanyaannya adalah, benarkah jalan yang mereka tunjukkan dapat mengantarkan kita menuju kesuksesan hidup sebagaimana yang kita harapkan. Lebih meragukan pula mereka adalah orang yang tidak pernah tahu tentang hidup mereka sendiri.
Jika semua jalan yang mereka tunjuk dan tulis meragukan, apakah ada jalan yang lebih pantas untuk ditempuh selain jalan-jalan di atas? Jawabnya pasti ada. Jika ada, lalu jalan yang manakah itu?
Jalan menuju sukses yang paling tepat menunjuk hanya satu, tidak ada yang lain, karena yang tahu tentang sukses dengan segala seluk beluknya hanya satu, ialah ALLAH. Ia yang menciptakan “sukses”, Dia pula yang menseting hidup dan kehidupan manusia, maka tak ada lain yang dapat menunjukkan kecuali Dia …ALLAH. Cara-cara meraih “sukses” yang pasti dapat mengantarkan kita menuju “sukses” hanyalah jalan yang ditunjukkan ALLAH, dan itu hanya dapat ditemukan di satu kitab : Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah Al Huda (petunjuk), dan Al Bayan (pembimbing) menuju Sukses Hidup meraih Impian.

Jalan Sukses cara Al Qur’an
» Sukses hidup hanya diberikan pada orang-orang yang senantiasa dekat dan dicintai Allah. Siapa saja yang dekat dan dicintai Allah, yaitu mereka-mereka yang senantiasa mau mendekat dan mencintai Allah. Mereka yang senantiasa dekat dan menjaga silaturahminya pada Allah.

8

» Keberhasilan meraih cita-cita akan menjadi mungkin jika kita mau menolong Allah. Dalam Al-Qur’an dikatakan :

“Jika kamu menolong Allah, maka Dia akan menolongmu”. (Muhammad : 7)

“jika kamu menolong Allah”, bukan berarti Allah butuh pertolongan kita, ini menunjukkan, bahwa setiap orang yang senantiasa berjuang semata-mata karena Allah maka Allah akan menolongnya. Perjuangan dijalan Allah merupakan salah satu sebab datangnya pertolongan Allah dalam meraih cita-cita. Dalam hal ini kita harus berusaha untuk menjadikan setiap gerak hidup kita semata-mata karena Allah. Jika itu terjadi maka apa yang menjadi harapan dan cita-cita akan tercapai. Siswa yang belajar karena Allah, maka kalau ingin ibadahnya ini diterima Allah, maka belajarnya harus sungguh-sungguh. Ia akan belajar semaksimal mungkin, tak mau kalah dengan orang lain, apalagi dengan mereka-mereka yang memusuhi agama Allah. Jika ini terjadi, maka dia akan menjadi pandai. Dengan kata lain dia akan berhasil meraih harapannya menjadi siswa yang berhasil, yaitu siswa yang pandai dan berkualitas. Dan tentunya masa depannya lebih menjanjikan.
» Taqwa serta punya sikap dan kebiasaan hidup yang baik. Al Qur’an menjelaskan bahwa:

“Allah membantu dan menolong orang-orang yang bertaqwa dan berbuat baik” (An Nahl : 128)

Jadi kalau kita ingin dibantu Allah untuk meraih cita-cita, taqwa dan sikap serta kebiasaan hidup yang baik perlu dikembangkan. Ingat kalau Allah yang membantu kita, maka kesuksesan pasti ditangan.
» Allah Berfirman:

“jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu” (Al Baqarah : 45)

Yakinlah sabar dalam meniti dan memperjuangkan kesuksesan akan membantu kita meraih keberhasilan yang kita cita-citakan. Sholat akan memberi energi, baik dalam hidup dan perjuangan kita. Sholat akan menjadikan kita hidup, dan pantas disebut menjadi orang yang hidup.
» Mau berusaha semaksimal mungkin, karena…

sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum manakala kaum itu tidak mau mengubah nasibnya sendiri (berusaha mengubah) (Ar Raad : 11)

9

» Dan yang utama kalau kita yakin yakin dengan Allah dengan segala kemuliaan dan kekuasaannya, maka mintalah pada Allah kesuksesan hidup yang Anda ingin dan dambakan, pasti Allah mengabulkan, ingat PASTI! Allah yang tidak pernah berbohong telah berjanji:

“mintalah padaKu, pasti kukabulkan”

» Dalam jabaran di atas disebutkan janji Allah untuk mengabulkan permohonan hambaNya. Sehubungan dengan hal (janji) tersebut perlu diingat firman Allah…

“penuhilah janjimu padaKu, niscaya Aku memenuhi janjiKu padamu” (Al Baqarah : 40)

Demikian sebagian kiat meraih sukses ala Al Qur’an. Pasti sukses akan ditangan kalau langkah-langkah tersebut kita lakukan. Ingat, kiat tersebut dinyatakan oleh Allah yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa, Ia kuasa untuk membuat hitam-putihnya hidup kita.

DALIL NAQLI

(QS. Al Munafiqun :9)

(QS. Al Ahqof : 35)

QS. Al Baqarah : 153)

11

(QS. Al Baqoroh : 53)

(QS. Ar Ra’d ayat 11)

(Al Baqoroh ayat 40)

 12

KISAH-KISAH TELADAN

 

 

Sabarnya Ulul ‘Azmi

Siapakah yang dimaksud oleh Allah dengan ulul ‘azmi yang kita diperintahkan untuk mencontohnya?

1. Nabi Nuh ‘Alahi salam sebagai rasul yang pertama kali diutus ke muka bumi ini adalah salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada kaum yang pertama kali menumbuhkan akar kesyirikan di muka bumi. Tahukah anda bagaimana besar tantangan yang dihadapi? Coba anda renungkan ketika seseorang ingin mencabut sebuah pohon yang sangat besar yang akarnya telah menjalar ke segala penjuru, sungguh betapa berat pengorbanannya. Allah sendiri telah memberitahukan kepada kita dengan firman-Nya:

“Dan demikianlah kami menjadikan bagi setiap para nabi seorang musuh dari syetan baik dari kalangan jin dan manusia.”(Al An’am: 112)

Yang dipilih pertama kali dari sederetan kaumnya yang menghadang dakwah beliau adalah keluarga yang paling dekat anak dan isterinya. Dengan perjuangan yang panjang dan berat, beliau dengan kesabaran bisa meraih kemenangan di dunia dan di akhirat. Allah mengatakan tentang beliau:

“Sesungguhnya dia adalah hamba-Ku yang bersyukur.” ( Al Isra’: 3)

2. Nabi Ibrahim sebagai bapak orang-orang yang bertauhid juga sebagai salah satu ulul ‘azmi. Mendobrak keangkaramurkaan yang dilakukan oleh bapaknya sendiri dan kaumnya yang dipimpin oleh seorang raja yang dzalim. Bagaimanakah perasaan anda jika anda diusir dari belaian kasih sayang dan perlindungan bapak anda? Bapaknya yang dipilih oleh Allah untuk menghadang dakwah beliau yang berada di bawah cengkeraman raja yang mengaku diri sebagai tuhan. Dia harus menelan pil pahit angkara murka kaumnya yang dengan tega melempar Nabi Ibrahim ke dalam kobaran api yang sangat dahsyat. Namun apakah yang mereka bisa perbuat terhadap jasad beliau? Sia-sialah perbuatan mereka.

Di sisi lain beliau harus juga menerima ujian yang lebih pahit yaitu amanat dari Allah untuk menyembelih putra yang disayangi dan diharapkan sebagai calon penerusnya. Bisakah anda membayangkan hal yang demikian itu? Kesabaranlah yang menyelamatkan dari semua ujian dan cobaan yang menimpa beliau.

 

13

3. Nabi Musa dan ‘Isa adalah dua rasul yang diutus kepada Bani Israil dan sekaligus sebagai ulul ‘azmi. Tantangan yang dihadapi beliau berdua, tentu tidak jauh berbeda dengan para pendahulunya dari kalangan para rasul Allah. Siapa yang tidak mengenal Fir’aun si raja kufur yang menobatkan dirinya sebagai Rabb semesta alam, raja tak berperikemanusiaan yang membunuh anak-anak yang menurutnya akan bisa menggoyahkan tahta kekuasaannya. Kesabaranlah yang menjadi kuncinya sehingga beliau berdua dibebaskan dari segala bentuk tantangan dan ujian yang sangat dahsyat.

4. Nabi Muhammad sebagai nabi penutup dan imam para rasul juga termasuk salah satu dari ulul ‘azmi. Yang diutus kepada semua umat yang berada di atas dekadensi moral, kejahiliyahan dan keberingasan. Tentu tantangan yang beliau hadapi tidak kalah hebat dengan para rasul pendahulu beliau. Para rasul pendahulu beliau hanya diutus kepada kaum tertentu sedangkan beliau diutus kepada seluruh umat. Ini menggambarkan betapa besar tantangan yang beliau harus hadapi. Allah memilih keluarga beliau yang paling dekat menjadi penjegal perjalanan dakwah beliau. Mereka tidak berbeda dengan kaum sebelumnya dalam memusuhi para rasul Allah. Kesabaranlah yang menjadi kunci semua perjuangan beliau.

Anda pasti menginginkan keberhasilan dalam setiap usaha yang anda lakukan. Maka dari itu jadikanlah seluruh para Nabi dan Rasul Allah sebagai suri tauladan anda dalam kesabaran sehingga anda akan mendapatkan keberhasilan seperti apa yang mereka telah dapatkan.

Abdurrahman As Sa’di mengatakan di dalam tafsir beliau: “Dan adapun orang yang telah diberikan taufiq oleh Allah untuk bersabar ketika ditimpa ujian lalu dia menahan dirinya untuk tidak benci terhadap ketentuan tersebut baik dengan ucapan dan perbuatan dan berharap pahala dari Allah dan dia mengetahui bahwa apa yang dia dapatkan dari pahala karena kesabaran tersebut atas musibah yang menimpanya, bahkan baginya ujian itu menjadi nikmat karena telah menjadi jalan terwujudnya sesuatu yang lebih baik, maka sungguh dia telah melaksanakan perintah Allah dan berhasil meraih ganjaran yang besar dari sisi-Nya.”

Macam-macam Sabar dan Keutamaannya

Ibnul Qayyim dalam kitab beliau Madarijus Salikin (2/156) berkata: “Sabar ada tiga macam yaitu sabar dalam ketaatan kepada Allah, sabar dalam menahan diri dari bermaksiat kepada Allah dan sabar dalam menghadapi ujian.”

Al Imam Al Qurthubi dalam tafsir beliau menukilkan ucapan Sahl bin Abdillah At Tasturi: “Sabar ada dua macam yaitu sabar dari bermaksiat kepada Allah maka ini adalah seorang mujahid; dan sabar dalam ketaatan kepada Allah ini yang dinamakan ahli ibadah.”

Ibnul Qayyim di dalam kitab beliau Madarijus Salikin (2/155) mengatakan: “Sabar dalam keimanan bagaikan kepala pada jasad; dan tidak ada keimanan tanpa sabar sebagaimana jasad tidak akan berfungsi tanpa kepala.”

14

Umar bin Al Khaththab berkata: “Kami menjumpai kebaikan hidup ada bersama kesabaran.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Kepemimpinan dalam agama akan didapati dengan yakin dan sabar.”

Allah berfirman:

“Dan Kami menjadikan dari mereka sebagai pemimpin yang berjalan di atas perintah Kami ketika mereka bersabar dan mereka yakin kepada ayat-ayat Kami.” (As Sajdah: 24)

Rasulullah bersabda:

“Tidak ada satupun pemberian kepada seseorang yang lebih baik daripada sabar.” ( HR. Muslim).

“Sabar adalah cahaya.” ( HR. Muslim).

Allah berfirman:

“Dan Kami benar-benar akan membalas mereka yang bersabar dengan balasan yang lebih baik daripada apa yang mereka telah lakukan.” (An Nahl: 96)

 

15

PENUTUP

A.KESIMPULAN

–  Keberhasilan adalah sesuatu yang sama dengan keinginan kita misalnya kesehatan, jabatan, harta benda, dan berbagai kesuksesan yang lain. Apabila seseorang meraih kesuksesan maka ia harus waspada , sehingga ia tidak lepas kendali melampaui batas kewajaran yang diperbolehkan agama.

– Seseorang dapat dikatakan sempurna kepribadiannya apabila sabar atas kesehatan yang dimilikinya , dalam artian ia tidak lepas kendali.

– Upaya bisnis kita dalam rangka memenuhi dua jenis kebutuhan hidup kita ini pastilah diikuti dengan munculnya beragam persoalan. Dari persoalan berbasis prinsip seperti keyakinan akan rizki, pemastian kehalalan sumberdaya yang digunakan dari input proses dan outputnya hingga persoalan beraspek teknis semisal peningkatan efektivitas, efisiensi dan produktivitas bisnis. Yakinlah, setiap kita tak lepas dari persoalan.

– Sukses hidup hanya diberikan pada orang-orang yang senantiasa dekat dan dicintai Allah. Siapa saja yang dekat dan dicintai Allah, yaitu mereka-mereka yang senantiasa mau mendekat dan mencintai Allah. Mereka yang senantiasa dekat dan menjaga silaturahminya pada Allah.

– Dan yang utama kalau kita yakin yakin dengan Allah dengan segala kemuliaan dan kekuasaannya, maka mintalah pada Allah kesuksesan hidup yang Anda ingin dan dambakan, pasti Allah mengabulkan, ingat PASTI! Allah yang tidak pernah berbohong telah berjanji

B.SARAN

– Sikap sabar dalam kehidupan haruslah diterapkan , baik sebelum kita mencapai keberhasilan maupun setelah meraih keberhasilan

– Di saat kita sudah mencapai keberhasilan, tidak seharusnya kita menyombongkan diri, karena hal tersebut akan mengakibatkan lupa dengan Allah yang telah memberikan keberhasilan tersebut

– Keyakinan saat akan mencapai keberhasilan sangat diperlukan karena hal tersebut akan menambah semangat sikap kesabaran

– Allah Maha Kuasa atas segala-galanya , oleh karena itu kita diwajibkan memohon dan meminta disaat apapun juga

16

Karya Ditulis Oleh : Tresna Maulana F

copyright @tresnamaulanaf

———————————————————————————————————————————————————————-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s