KIMIA : STOIKIOMETRI LARUTAN

 

REAKSI PENETRALAN

 

  1. 1.  ASAM + BASA   à  GARAM  +  AIR

Contoh : H2SO4  +  Ba(OH)2  à BaSO4  +  H2O

  1. 2.  OKSIDA ASAM  +  BASA   à   GARAM    + AIR

Contoh :  CO2  + NaOH  à  Na2CO3  + H2O

  1. OKSIDA BASA + ASAM  à  GARAM + AIR

Contoh  :  Al2O3   +  3 H2SO4 à   Al2(SO4)3   +  3 H2O

4. OKSIDA ASAM  + OKSIDA BASA  à  GARAM

Contoh  : CO2 +Na2O à  Na2CO3

REAKSI PENDESAKAN LOGAM

Pada tahun 1825 ALESSANDRO GIUSEPPE VOLTA dari ITALIA menyusun DERET LOGAM, mulai dari Reduktorterkuat sampai reduktor terlemah yang dinamakan DERET VOLTA. Deret itu adalah   :

K-Ba-Ca-Na-Mg-Al-Mn-Zn-Cr-Fe-Cd-Co-Ni-Sn-Pb-(H)-Cu-Hg-AgPt-Au

Makin ke kiri letak suatu logam, sifat reduktornya makin kuat. Oleh karena itu, anggota deret volta yang lebih kiri dapat mendesak anggota deret volta yang lebih kanan melalui reaksi redoks. Reaksi ini disebut reaksi pendesakan logam.

Sebagai contoh alumunium dapat bereaksi dengan larutan asam, sebab Al terletak disebelah kiri  H, dilain pihak perak tidak bereaksi deengan larutan asam, sebab Ag terletak disebelah kanan H.

Ada 2 jenis reaksi pendesakan logam dalam larutan elektrolit yaitu   :

  1. Logam  + Asam  à   Garam   + H2

Syarat berlangsungnya reaksi  :

  1. Logam yg direaksikan harus terletak disebelah kiri H
  2. Asam yang direaksikan bukanlah HNO3 atau H2SO4 pekat
  3. Jika logam yang direaksikan memiliki 2 macam bilangan oksidasi, garam yang terbentuk mengandung ion logam yang bermuatan  2+

Contoh :  Zn  + H2SO4 à ZnSO4   +  H2

2Al  + 6 HBr à 2 AlBr3  +  3 H2

Ag   + HCl  à  tidak terjadi reaksi

  1.  Logam   +  Garam  à  Garam  +  Logam

Syarat berlangsungnya reaksi      :

  1. Logam yang direaksikan harus terletak disebelah kiri logam pada garam
  2. Jika logam yang direaksikan memiliki 2 macam bilangan oksidasi, garam yang terbentuk mengandung ion logam yang bermuatan 2+.

Contoh   :

Zn  + CuSO4   à  ZnSO4   + H2

Cu   + 2 AgNO3 à  Cu(NO3)2   +  2 Ag

Pb   + NiCl2  à  tidak terjadi reaksi.

REAKSI METATESIS

Adalah reaksi pertukaran pasangan ion dari 2 buah elektrolit . ada 3 jenis reaksi metatesis yaitu:

  1. GARAM AX  + GARAM BY   à    GARAM AY  +  GARAM BX
  2. GARAM AX   + ASAM HY  à    GARAM AY   +  ASAM HX
  3. GARAM AX  +  BASA B(OH)2  à   GARAM BX  +  BASA A(OH)

Syarat berlangsungnya reaksi   :

Salah satu zat yang terbentuk diruas kanan harus mengendap(berupa padatan yang tidak larut), atau berupa gas, atau dapat terurai menjadi gas.

Asam yang berupa gas yaitu  : H2S

Asam yang terurai menjadi gas yaitu  :   H2CO3  à  H2O  +  CO2(g)

H2SO3 à  H2O  +   SO2(g)

Basa yang terurai menjadi gas yaitu    :    NH4OH  à  H2O   +   NH3(g)

 

DAFTAR KELARUTAN ELEKTROLIT DALAM AIR

  1. Semua asam larut .
  2. Sebagaian besar basa tidak larut. Kecuali  : NaOH, KOH, NH4OH, Ba(OH)2, dan Ca(OH)2 larut.
  3. Garam Kalium, Natrium, Amonium, Nitrat(NO3), Asetat(CH3COO, Hipoklorit(ClO), klorit(ClO2),klorat,(ClO3)perklorat(ClO4),bromat(BrO3),dan iodat(IO3) semua larut.
  4. Garam sulfat umumnya larut. Kecuali  : BaSO4, PbSO4, dan Ag2SO4 tidak larut.
  5. Garam flourida(F) umumnya  larut. Kecuali  : MgF2,CaF2, dan BaF2 tidak larut.
  6. Garam klorida (Cl),Bromida(Br) dan iodida(I) umumnya larut.
  7. Garam Sulfida (S-2) umumnya tidak larut kecuali   : Na2S, K2S, (NH4)2S,MgS, CaS, dan BaS larut.
  8. Garam-garam yang belum disebutkan (CO3+, CrO4+, (PO4)3, NO2  dsb) umumnya tidak larut. Kecuali Na+, K+, dan NH4+ Larut lihat no 3.

Contoh reaksi metatesis    :

AgNO3  +  NaCl    →  AgCl(s)  +  NaNO3

Pb(NO3)2  +  K2SO4  →  PbSO4(s)  + 2KNO3

CaCO+  2HCl   →  CaCl2  +  H2CO3 (H2O  +  CO2)

@copyright tresnamaulanaf production

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s